Sunday, July 8, 2012

Hamsik Minta Pengganti Lavezzi


Naples - Napoli baru saja melego Ezequiel Lavezzi ke klub asal Prancis, Paris Saint-Germain. Terkait hal itu, Marek Hamsik meminta petinggi I Partenopei, mencari penyerang pengganti yang sepadan.

Lavezzi sudah diboyong PSG dari Napoli, Senin (2/7/2012). Sebagai imbalannya, klub yang bermarkas di San Paolo itu mendapatkan uang tebusan sebesar 30 juta euro.

Hamsik yang baru saja memperbarui durasi kontrak dengan Napoli hingga 30 Juni 2016, lantas meminta pihak klub untuk merekrut pemain yang kualitasnya setara dengan pemain asal Argentina itu.

Sebabnya, Hamsik mempunyai ambisi yang besar di musim yang baru bersama Napoli musim depan.

"Saya mempunyai ekspetasi yang besar untuk tahun depan, kami akan mencoba untuk meraih tujuan yang berbeda--saya juga yakin bahwa kami akan memperkuat tim di bursa transfer dan mengganti pemain terbaik, Lavezzi yang sudah hengkang," jelas Hamsil seperti dilansir oleh Football Italia.

"Saya siap untuk memulai lagi, hari Minggu saya menuju Naples dan di hari Selasa saya berharap kerja keras di pemusatan latihan di
Via: Hamsik Minta Pengganti Lavezzi

Tiga Negara dalam "Radar" Incaran Krasic


TURIN, KOMPAS.com - Gelandang sayap Serbia milik Juventus, Milos Krasic, menyatakan hanya menerima pinangan klub yang berasal dari tiga negara bergengsi di Eropa.

Hal itu diungkapkan agen Krasic, Dejan Joksimovic, Sabtu (7/7/2012).

"CSKA (Moskwa), Zenit (St Petersburg), dan Anzhi (Makhachkala)? Saya belum menerima penawaran selama bulan lalu dan itu termasuk dari Rusia," sebutnya kepada Calciomercato.

Menurut Joksimovic, situasinya sekarang Krasic tak mau kembali ke Rusia atau ke kompetisi minor semacam Liga Turki.

"Ia hanya mau menerima tawaran dari Inggris, Spanyol, dan Jerman," tandas sang agen.

Jika pun Juventus tak melepas Krasic kalau datang pinangan dari Inter Milan atau klub-klub Premier League, Joksimovic berharap "La Vecchia Signora" segera menerima penawaran begitu tim raksasa datang meminang.

Krasic bergabung dengan Juve pada musim panas 2010 dari CSKA Moskwa dengan transfer senilai 15 juta euro (sekitar Rp 180 miliar).

Musim lalu, pria berusia 27 tahun itu hanya menyumbang satu gol dalam tujuh penampilannya di Serie-A. Krasic juga cuma bermain dalam dua laga di Piala Italia 2012.


Via: Tiga Negara dalam "Radar" Incaran Krasic

Saturday, July 7, 2012

Ballon d'Or? Ronaldo tak Diperhitungkan Fabregas


BARCELONA, KOMPAS.com - Gelandang Barcelona, Cesc Fabregas, punya pandangan sendiri siapa saja yang pantas mendapat Ballon d'Or tahun ini. Menurutnya, mereka hanya empat pemain dan tak termasuk Cristiano Ronaldo.

"Atas apa yang telah mereka perbuat dalam kariernya, maka Xavi (Hernandez) dan Iker (Casillas) pantas menang (Ballon d'Or). Atas apa yang dia perbuat di Piala Eropa 2012, maka Andres Iniesta harusnya mendapatkannya. Dan, karena dia masih pemain terbaik, maka Lionel Messi juga bisa memenangkannya," kata Fabregas kepada El Mundo Deportivo.

Fabregas tak terlalu menilai Cristiano Ronaldo punya peluang besar memenangkan prediket pemain terbaik dunia itu. Meski begitu, dia tetap mengapresiasi kualitas Ronaldo.

"Cristiano Ronaldo? Ia memiliki musim yang hebat," katanya.


Via: Ballon d'Or? Ronaldo tak Diperhitungkan Fabregas

Park Ji-sung Pindah ke QPR


MANCHESTER, KOMPAS.com - Queens Park Rangers (QPR) mendapatkan gelandang Manchester United (MU), Park Ji-sung. Pemain Korea Selatan berumur 31 tahun itu ditransfer dengan nilai 5 pounds (sekitar Rp 72,8 miliar).

Park Ji-sung sudah tampil 133 kali di Premier League bersama MU. Sejak kepindahannya dari PSV Eindhoven ke MU, ia sudah mencetak 19 gol. Bersama "Setan Merah", ia ikut menjuarai empat Premier League dan satu Liga Champions.

Belum disebutkan berapa lama Park Ji-sung dikontrak QPR. Yang pasti, di QPR dia mendapat jaminan menjadi pemain inti daripada di MU.

Park mengawali karier profesionalnya di klub Jepang, Kyoto Purple Sanga. Dia tampil memukau di Piala Dunia 2002 dan kemudian dikontrak PSV Eindhoven. Ternyata, di klub Belanda itu ia juga bermain bagus hingga dibeli MU pada 2005. (BBC)


Via: Park Ji-sung Pindah ke QPR

Serena Jadi Juara Usai Atasi Radwanska


London - Serena Williams menyabet gelar juara tunggal putri di Wimbledon. Ia melakukannya setelah mengatasi perlawanan Agnieszka Radwanska dengan 6-1, 5-7, dan 6-2.

Serena, unggulan enam, dengan cepat berhasil merebut set pertama tetapi harus menghadapi perlawanan alot dari Radwanska yang merupakan unggulan tiga.

Di awal set penentu, pertarungan sempat berjalan ketat. Namun, pada akhirnya Serena berhasil memastikan kemenangan. Untuk Serena, ini merupakan titel juara Wimbledon kelima (2002, 2003, 2009, 2010, 2012). Total, ini adalah gelar Grand Slam ke-14 untuk Serena.

Serena memulai pertandingan, Sabtu (7/7/2012) malam WIB, dengan baik. Setelah memenangi gim servisnya, Serena meraih keunggulan 2-0 usai melakukan break pada gim kedua.

Setelah itu Serena terus melaju dan menambah keunggulan menjadi 3-0. Radwanska sempat memaksakan deuce di gim servis keduanya, tetapi Serena belum teredam. Serena pun unggul 4-0.

Radwanska sempat menjaga asa ketika mencuri poin dalam kedudukan 1-5 usai memaksimalkan gim servis ketiganya di set ini. Tetapi Serena kemudian merebut set pertama hanya dalam 36 menit. 6-1 untuk Serena dan hujan terlihat mulai turun.

Saat set kedua dimulai, Radwanska langsung berhasil merebut angka dari gim servisnya. Namun, Serena dengan cepat berhasil menyamakan kedudukan jadi 1-1. Serena bahkan bisa melakukan break di gim ketiga untuk berbalik unggul 2-1. Keunggulan lalu ia tambah lagi jadi 3-1.

Tak mau kalah begitu saja, Radwanska kemudian memberikan perlawanan lebih sengit. Ia berhasil menyamakan skor dalam kedudukan 4-4 usai mencatatkan break.

Radwanska bahkan kemudian berbalik memimpin 5-4 atas Serena. Tak mau lama-lama tertinggal, Serena membalas dan menyamakan kedudukan jadi 5-5.

Bak sedang mendapat angin, Radwanska kembali memimpin 6-5 dan akhirnya menutup set kedua dengan 7-5, setelah bola pengembalian Serena berakhir di net.

Di set ketiga, permainan berjalan ketat. Setelah imbang 1-1 dan 2-2, perlahan Serena mulai menjauhkan jarak dari Radwanska untuk kemudian memimpin 4-2.

Seperti ingin segera menyudahi permainan, Serena pun ngebut mendulang angka demi angka sampai akhirnya menutup set ini dengan 6-2, dan menang 6-1, 5-7, dan 6-2.





Via: Serena Jadi Juara Usai Atasi Radwanska

Makan Bersama Xabi Alonso Bayar Rp 2,5 juta


JAKARTA, KOMPAS.com - Selain mengadakan jumpa pers, kedatangan Xabi Alonso ke Indonesia juga dimanfaatkan pihak sponsor untuk acara meet and greet di Hotel Shangri-La Jakarta, Sabtu (7/7/2012) malam. Para peserta mendapat kesempatan bertemu lebih dekat dengan bintang Real Madrid asal Spanyol itu usai makan malam di tempat yang sama.

Meski tiket meet and greet dibanderol sebesar Rp 2,5 juta, animo para penggemar ternyata cukup besar. Terbukti, sebanyak 83 peserta rela merogoh koceknya dalam-dalam demi mimpi bertemu Alonso.

Kesan yang didapat dari para peserta pun beragam. Kebanyakan peserta merasa puas bisa berfoto dan mendapat tangan dari pemain idolanya. Namun, ada juga yang agak kecewa lantaran begitu singkatnya bersua Alonso.

"Acara ini bagus, karena memberikan kesempatan bagi penggemar untuk bertemu langsung dengan Xabi Alonso. Ini kesempatan yang sangat langka," kata David H, salah satu peserta meet and greet.

Sementara, tanggapan berbeda datang dari Adi Dwijayadi, fans Real Madrid. "Saya baru pertama kali ikut acara seperti ini. Agak kecewa, karena cuma dapat kesempatan sekali foto dan sekali tanda tangan. Ini di luar bayangan saya," jelasnya.


Via: Makan Bersama Xabi Alonso Bayar Rp 2,5 juta

Liestiadi Puji Semangat "Garuda Muda"


PEKANBARU, KOMPAS.com - Asisten pelatih tim nasional Indonesia U-22, Liestiadi, mengapresiasi penampilan anak asuhnya yang mampu mengalahkan Timor Leste 2-0 dalam lanjutan kualifikasi Grup E Piala Asia U-22 di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, Sabtu (7/7/2012). Timnas, kata dia, telah menunjukan semangat luar biasa dalam laga tersebut.

Dua gol skuad "Garuda Muda" dicetak oleh bek Nurmufid Fasta pada menit ke-42 dan penyerang Agung Supriyanto (85). Dengan kemenangan tersebut, Indonesia naik ke posisi ketiga klasemen sementara dengan tiga angka, selisih tiga poin dari Jepang dan Australia di peringkat satu dan dua.

"Kami tim pelatih sangat mengapresiasi semangat juang anak-anak, karena dengan kemenangan ini, otomatis membuka peluang kita untuk lolos ke putaran final," ujar Liestiadi saat jumpa pers seusai pertandingan di Stadion Utama Riau, Sabtu (7/7/2102) malam.

Liestiadi mengaku terkejut dengan penampilan Timor Leste yang tampil menekan sejak menit awal. Menurutnya, permainan tim asuhan Norio Tsukitate tersebut bermain sangat ngotot untuk mengincar kemenangan dalam laga tersebut.

"Memang tampil menekan adalah strategi Timor Leste, karena penyakit Indonesia kalau ditekan pasti anak-anak nervous (gugup). Tapi, anak-anak berhasil mengatasi tekanan itu. Ini menunjukan bahwa anak-anak ingin lolos ke putaran selanjutnya," kata Liestiadi.

"Jadi, kita akan terus berusaha maksimal dan meraih kemenangan di sisa tiga laga nanti melawan Makau, Jepang, dan Singapura. Karena tidak ada cerita, kalau mau lolos, kita harus menang," tegasnya.


Via: Liestiadi Puji Semangat "Garuda Muda"

Sempat Diganggu Hujan, Sesi Kualifikasi F1 Sudah Bergulir Lagi


Silverstone - Jalannya kualifikasi GP Inggris Raya sempat disetop akibat hujan. Setelah sekitar 1,5 jam, barulah lintasan kembali dinilai aman untuk dilintasi dan sesi pun berjalan lagi.

Dalam sesi kualifikasi, Sabtu (7/7/2012) malam WIB, hujan mulai turun di Q1. Bertambah deras, sesi kualifikasi akhirnya harus disetop terlebih dulu pada Q2.

Keputusan untuk mengibarkan bendera merah tersebut diambil ketika sesi Q2 menyisakan sekitar enam menit lagi. Sebelum bendera merah dikibarkan, Sergio Perez menjadi yang tercepat dengan 1 menit 59,092 detik, diikuti Lewis Hamilton dan Nico Rosberg.

Nyaris satu jam sesi disetop, sejumlah tim dan pebalap terlihat berusaha menghibur fans dengan melakukan mexican wave. Rosberg dan bosnya di Mercedes, Ross Brawn, pun terlihat berusaha membuat penonton di Silverstone tidak bosan dengan melakukan mexican wave serupa.

Sebelum kejadian tersebut, medical car FIA terlihat menguji kondisi lintasan. Tetapi tampaknya situasi dirasakan belum cukup kondusif.

Setelah satu jam berlalu, giliran para marshall lintasan yang turun tangan. Mereka tampak berusaha menyingkirkan genangan-genangan air dari lintasan, dibantu dengan mobil khusus.

Sekitar pukul 14.57 waktu lokal, atau 20.57 WIB, diumumkan bahwa balapan akan kembali dilangsungkan dalam kurun waktu 10 menit ke depan alias pukul 21.07 WIB. Sesuai rencana, kualifikasi pun akhirnya bergulir lagi dengan waktu 6 menit 19 detik tersisa di Q2. Total, sesi ini sempat terhenti sekitar 1,5 jam.





Via: Sempat Diganggu Hujan, Sesi Kualifikasi F1 Sudah Bergulir Lagi

Hadapi Persib, Sriwijaya Tanpa Dua Pilar


PALEMBANG, KOMPAS.com - Sriwijaya FC bakal tampil tanpa dua pilarnya, Mahyadi Panggabean dan Jamie Coyne, saat menjamu Persib Bandung dalam lanjutan pertandingan Indonesia Super League di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Rabu (11/7/2012).

"Mahyadi dan Coyne terkena akumulasi kartu kuning sehingga tidak dapat diturunkan melawan Persib. Sebagai gantinyanya, saya menyiapkan Nova Arianto, Ahmad Jufrianto, dan Septia Hadi," kata Pelatih Sriwijaya Kas Hartadi kepada Antara, Sabtu (7/7/2012).

Pria asal Solo itu tidak terlalu khawatir timnya tampil tanpa dua pemain pilar itu mengingat para pelapisnya memiliki kualitas sepadan.

"Mereka sudah biasa menggantikan," tandas Kas Hartadi.

Pada laga terakhir ISL itu, Kas menargetkan tiga poin untuk menyempurnakan gelar juara musim ini.

"Tentunya akan lebih indah jika menang pada laga terakhir nanti. Para pemain juga ingin memberikan sesuatu yang menyenangkan bagi para pendukung setia Sriwijaya," katanya.

Saat ISL masih tersisa empat laga, Sriwijaya telah memastikan gelar kampin ISL karena poinnya tak mungkin lagi dikejar rival terberat sekaligus sang jawara bertahan, Persipura Jayapura.

Setelah menyelesaikan kompetisi, "Laskar Wong Kito" dijadwalkan menjalani laga Perang Bintang melawan Tim Allstar Indonesia, 15 Juli mendatang.

"Jika menang pada pertandingan itu, dua gelar juara dapat diraih sekaligus, mengingat tidak ada Copa Indonesia musim ini," katanya.


Via: Hadapi Persib, Sriwijaya Tanpa Dua Pilar

Stoner Start Terdepan di Sachsenring


Sachsenring - Pebalap Repsol Honda Casey stoner akan start terdepan di balapan MotoGP Jerman setelah berhasil keluar sebagai yang tercepat di sesi kualifikasi dengan mengungguli Ben Spies dan Dani Pedrosa.

Di Sirkuit Sachsenring, Sabtu (7/7/2012) malam WIB, sesi sempat diwarnai hujan deras. Namun, Stoner memanfaatkan lintasan yang mengering di akhir untuk merebut pole dengan catatan waktu 1 menit 31,796 detik.

Spies, yang memperkuat Yamaha, berada di belakang Stoner dengan selisih waktu 0,193 detik dengan Pedrosa melengkapi barisan depan.

Hasil cukup memuaskan juga didapat pebalap Tech 3 Yamaha Cal Cruthclow yang menempati posisi empat. Sementara Jorge Lorenzo berada di urutan kelima.

Stefan Bradl, yang sempat memimpin kualifikasi harus puas berada di urutan keenam dibuntuti oleh Nicky Hayden dan Andre Dovizioso. Valentino Rossi di posisi sembilan dan Aleix Espargaro melengkapi posisi 10 besar.

Hasil Kualifikasi MotoGP Jerman

1. Casey Stoner AUS Repsol Honda (RC213V) 1m 31.796s
2. Ben Spies USA Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 1m 31.989s
3. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda (RC213V) 1m 32.081s
4. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 32.288s
5. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 1m 32.381s
6. Stefan Bradl GER LCR Honda MotoGP (RC213V) 1m 32.510s
7. Nicky Hayden USA Ducati Team (GP12) 1m 32.795s
8. Andrea Dovizioso ITA Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 33.205s
9. Valentino Rossi ITA Ducati Team (GP12) 1m 33.217s
10. Aleix Espargaro ESP Power Electronics Aspar (ART CRT) 1m 33.900s
11. Alvaro Bautista ESP San Carlo Honda Gresini (RC213V) 1m 34.088s
12. Hector Barbera ESP Pramac Racing (GP12) 1m 34.542s
13. Colin Edwards USA NGM Forward Racing (Suter-BMW CRT) 1m 34.649s
14. Randy De Puniet FRA Power Electronics Aspar (ART CRT) 1m 34.651s
15. Mattia Pasini ITA Speed Master (ART CRT) 1m 34.938s
16. Danilo Petrucci ITA Came IodaRacing (Ioda-Aprilia CRT) 1m 35.590s
17. Michele Pirro ITA San Carlo Honda Gresini (FTR-Honda CRT) 1m 35.595s
18. Yonny Hernandez COL Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT) 1m 35.962s
19. Ivan Silva ESP Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT) 1m 36.183s
20. James Ellison GBR Paul Bird Motorsport (ART CRT) 1m 36.355s
21. Franco Battaini ITA Cardion AB Motoracing
Via: Stoner Start Terdepan di Sachsenring

Ray Allen Hijrah ke Heat


Miami - Juara NBA Miami Heat segera mendapatkan 'amunisi' baru untuk kompetisi musim depan. Pebasket veteran Ray Allen setuju meninggalkan Boston Celtics untuk bergabung dengan Heat.

Diberitakan Miami Herald, Allen menolak tawaran finansial yang lebih besar dari Celtics yaitu sebesar 12 juta dolar AS selama dua tahun dengan menerima 6,3 juta dolar AS dengan durasi yang sama dari Heat.

Kabar ini diungkapkan oleh pemilik Heat, Micky Arison, pada Jumat (6/7/2012) malam waktu setempat usai menerima kepastian dari presiden klub, Pat Riley.

"Sekarang pukul 2.30 pagi di London dan saya baru saja bangun dengan menerima berita hebat," kicau Arison di Twitter. "Selamat datang di keluarga baru, No. 20," tulisnya lagi sembari mengindikasikan kalau Allen akan memakai jersey nomor 20.

Bintang Heat Lebron James juga mengonfirmasi bahwa Allen akan bergabung dengannya melalui akun Twitter pribadinya @KingJames.

"HeatNation sambutlah kedatangan rekan baru kita Ray Allen Wow," kicau pebasket yang sudah 8 kali masuk tim NBA All-Star itu.

Meski sudah sepakat, pemain yang dijuluki Three Point King itu belum resmi bergabung Heat sebelum 11 Juli karena aturan NBA.

Menurut Yahoosport, keputusan Allen hengkang ke Heat disebut-sebut dipengaruhi oleh hubungan yang tidak harmonis dengan point guard Celtics, Rajon Rondo. Selain itu, Allen juga sakit hati setelah Celtics nyaris menukarnya ke Memphis Grizzlies pada Februari silam.


Via: Ray Allen Hijrah ke Heat

Friday, July 6, 2012

De Gea Jagokan Casillas Sabet Ballon d'Or


MADRID, KOMPAS.com - Kiper Manchester United, David de Gea, mengaku yakin seniornya di tim nasional Spanyol, Iker Casillas, bakal meraih penghargaan FIFA Ballon d'Or.

Hal tersebut mengacu pada keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Eropa 2008, Piala Dunia 2010, dan Piala Eropa 2012. Dalam tiga ajang itu, Casillas selalu menjadi kiper utama.

"Dia adalah penjaga gawang terbaik di dunia. Dia sudah bermain di level tertinggi selama bertahun-tahun dan dia adalah kapten dari Real Madrid dan Spanyol," jelas De Gea kepada AS.

"Dia sudah memenangi tiga gelar internasional di enam tahun terakhir. dia sudah menjadi bagian dari elit sepakbola untuk waktu yang lama. Inilah saatnya untuk memberi (FIFA) Ballon d'Or kepada penjaga gawang. Iker layak mendapatkannya," lanjutnya. (AS)


Via: De Gea Jagokan Casillas Sabet Ballon d'Or

Tri: Jangan Sampai AFC Batalkan Semua Pertandingan


JAKARTA, KOMPAS.com - Sekjen PSSI, Tri Goestoro, menjelaskan, PSSI telah mendapatkan teguran resmi dari AFC terkait ulah penonton melempar botol ke lapangan pada laga babak penyisihan Grup E Piala U-22 antara Indonesia melawan Australia di Stadion Utama Pekan Pekanbaru, Kamis (5/7/2012) malam.

"Sudah ada teguran resmi dari AFC. Makanya kami imbau penonton untuk jadi tuan rumah yang baik," jelas Tri Goestoro seperti yang dilansir situs resmi PSSI.

Insiden tersebut terjadi usai pertandingan yang berakhir dengan kemenangan "The Socceroos" dengan skor 1-0. Selain aksi lempar botol, beberapa penonton melempar petasan ke arah tempat pemain cadangan Australia.

Hal ini patut disayangkan karena sekitar 38.000 penonton awalnya begitu bersemangat dan suportif mendukung Andik Vermansyah dan kawan-kawan.

"Apapun alasannya, penonton tidak boleh melakukan hal-hal yang dilarang oleh aturan. Apalagi melempar sesuatu ke arah lapangan. Yang rugi kita sendiri," tegas Tri Goestoro.

Tri memperingkatkan, setelah teguran resmi, AFC bisa membatalkan semua pertandingan, jika masih terulang insiden yang sama.

"Jadi saya imbau penonton untuk menjaga nama baik Pekanbaru dan reputasi Indonesia di mata internasional. Saya yakin dan percaya, penonton di Pekanbaru sangat menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas," pungkasnya. (PSSI)


Via: Tri: Jangan Sampai AFC Batalkan Semua Pertandingan

Spalletti Berhasrat Latih Rusia


ZENIT, KOMPAS.com - Pelatih Zenit St Petersburg, Luciano Spalletti, mengaku tertarik menangani tim nasional Rusia. Bahkan, pelatih asal Italia itu mengaku yakin bisa membawa "Beruang Merah" lolos ke putaran final Piala Dunia 2014.

Kursi kepelatihan Rusia sedang lowong, sejak ditinggal mundur Dick Advocaat, setelah Rusia gagal lolos fase grup Piala Eropa 2012. Mantan pelatih Inggris, Fabio Capello, disebut-sebut bakal menggantikan Advocaat.

"Bagi saya, melatih Rusia adalah hal yang menyenangkan. (Melatih Rusia) kehormatan luar biasa, meskipun saya tahu hal itu pekerjaan sulit," jelas Spalletti.

Di Rusia, Spalletti sedang naik daun. Pelatih berusia 53 tahun tersebut berhasil membawa Zenit dua kali berturut-turut tampil menjuarai Liga Utama Rusia sejak menangani klub tersebut pada 2009. (ZNT)


Via: Spalletti Berhasrat Latih Rusia

Ferdinand Tak Sabar Bertemu Kagawa


MANCHESTER, KOMPAS.com - Bek Manchester United mengaku sudah tak sabar kembali bermain sepak bola dan bertemu rekan-rekan baru, terutama Shinji Kagawa.

"Aku sangat menyukai masa pra-musim. Masa liburan panjang, aku bosan dan sudah tak sabar untuk kembali latihan. Keluargaku bahkan selalu membuka pintu agar aku segera keluar berlatih. Mereka tahu kakiku membeku bila diam dan tidak melakukan apa-apa," aku Ferdinand.

"Aku sudah tidak sabar melihat aksi Kagawa. Musim lalu aku sering meilhatnya di televisi, di final Piala Jerman melawan Bayern Muenchen dia bermain impresif. Aku yakin banyak yang akan dikejutkan dengan kemampuannya, " tambahnya.

Ferdinand adalah salah satu pemain yang pertama datang ke tempat latihan MU, Carrington, Jumat (6/7/2012). Itu merupakan bagian persiapa MU menghadapi tur pramusim ke Afrika Selatan, China, dan sejumlah negara Eropa.


Via: Ferdinand Tak Sabar Bertemu Kagawa

Dua Raksasa Berebut Maicon


MADRID, KOMPAS.com - Dalam beberapa hari ini, Real Madrid berusaha keras mendapatkan bek sayap Inter Milan, Douglas Maicon. Ironisnya, pemain Brasil itu justru kian merapat ke Chelsea.

Pelatih "Los Blancos" Jose Mourinho menginginkan servis Maicon. Maksud Mou --sebutan Mourinho-- mengundang pria berusia 30 tahun itu ke Santiago Bernabeu adalah untuk melapis posisi Alvaro Arbeloa. Kedua pemain diharapkan "The Special One" -- julukan Mourinho-- saling mengisi dan melapis posisi bek sayap kanan.

Namun, menurut harian Spanyol, Marca, Madrid berkeras membeli servis Maicon pada lima juta euro (sekitar Rp 60 miliar). Sementara label Inter untuk pemain itu diperkirakan delapan juta euro (Rp 96 miliar).

"Prioritas Madrid dan aku mungkin berbeda. Jika nilai transfer memang tak mencapai kesepakatan, aku akan mencari nafkah di tempat lain. Itulah sepak bola," ucap Maicon kepada teman dekatnya yang kemudian dikutip Marca.

Kabarnya, "The Blues" sudah menyepakati nilai transfer yang diinginkan "La Beneamata". So, langkah Maicon lebih ringan ke Stamford Bridge ketimbang ke Santiago Bernabeu.


Via: Dua Raksasa Berebut Maicon

Guardiola di AS sampai Akhir Tahun


MADRID, KOMPAS.com - Josep Maria Orobitg, selaku agen Josep "Pep" Guardiola, membantah kliennya akan menangani tim nasional Rusia. Pernyataan Orobitg merupakan respons dari spekulasi yang berkembang di Rusia.

Menurut media-media Rusia, Guardiola akan terbang ke Rusia untuk bernegosiasi dengan Federasi Sepak Bola Rusia. Pemilik Spartak Moskwa Leonid Fedun dikabarkan siap membayar gaji pelatih tersukses dalam sejarah Barcelona tersebut jika melatih timnas.

Selain Rusia, Guardiola juga dikabarkan sedang didekati AC Milan. Bahkan. koran Spanyol, AS, mengklaim kedua pihak telah bernegosiasi.

"Pep tidak menerima tawaran dari Rusia. Saya tidak mengerti dari mana kabar ini," jelas Orobitg kepada Izvetia.

"Guardiola dan keluarganya berada di Amerika Serikat saat ini. Ia berencana tetap tinggal di sana sampai akhir tahun 2012," ungkap Orobitg. (STT)


Via: Guardiola di AS sampai Akhir Tahun

Sesi Kedua Juga Milik Pedrosa


Hohenstein-Ernstthal - Dani Pedrosa meneruskan performa impresifnya di latihan bebas MotoGP Jerman. Setelah berjaya di sesi pertama, rider Repsol Honda itu juga jadi yang tercepat di sesi kedua.

Sebelum sesi kedua ini digelar, Jumat (6/7/2012), hujan lebat sempat mengguyur Sirkuit Sachsenring. Namun, sekitar 10 menit sebelum sesi berakhir, matahari mulai bersinar dan membuat beberapa bagian sirkuit mengering.

Pedrosa tetap jadi yang terbaik di sesi kali ini. Dia mencatat waktu 1 menit 32,228 detik.

Pebalap Jerman yang membela LCR Honda, Stefan Bradl, membuat kejutan dengan berada di posisi kedua. Catatan waktunya lebih lambat 0,076 detik di belakang Pedrosa.

Seperti halnya di sesi pertama, Jorge Lorenzo tetap di posisi ketiga. Rider Yamaha itu ada di depan juara bertahan Casey Stoner.

Kondisi sirkuit yang basah menguntungkan Valentino Rossi. Kalau di sesi sebelumnya cuma menduduki urutan ke-11, kini dia ada di posisi kelima. Rekan setimnya di Ducati, Nicky Hayden, menyusul di belakangnya.

Hasil Free Practice II MotoGP Jerman:
No.-Nama-Tim-Waktu-Gap

1. Dani Pedrosa Honda 1m32.228s
2. Stefan Bradl LCR Honda 1m32.304s + 0.076s
3. Jorge Lorenzo Yamaha 1m32.327s + 0.099s
4. Casey Stoner Honda 1m32.408s + 0.180s
5. Valentino Rossi Ducati 1m32.532s + 0.304s
6. Nicky Hayden Ducati 1m32.657s + 0.429s
7. Cal Crutchlow Tech 3 Yamaha 1m32.744s + 0.516s
8. Andrea Dovizioso Tech 3 Yamaha 1m32.817s + 0.589s
9. Ben Spies Yamaha 1m33.107s + 0.879s
10. Hector Barbera Pramac Ducati 1m33.147s + 0.919s
11. Alvaro Bautista Gresini Honda 1m33.227s + 0.999s
12. James Ellison Paul Bird Aprilia 1m34.894s + 2.666s
13. Aleix Espargaro Aspar Aprilia 1m34.910s + 2.682s
14. Mattia Pasini Speed Master Aprilia 1m34.946s + 2.718s
15. Yonny Hernandez Inmotec FTR-Kawasaki 1m35.204s + 2.976s
16. Randy de Puniet Aspar Aprilia 1m35.311s + 3.083s
17. Danilo Petrucci Ioda-Aprilia 1m35.355s + 3.127s
18. Michele Pirro Gresini FTR-Honda 1m35.461s + 3.233s
19. Franco Battaini Cardion Ducati 1m36.019s + 3.791s
20. Ivan Silva Avintia Inmotec-Kawasaki 1m36.800s + 4.572s
21. Colin Edwards Forward Suter-BMW 1m43.245s + 11.017s



Via: Sesi Kedua Juga Milik Pedrosa

Murray Tantang Federer di Final


London - Andy Murray sukses melangkah ke babak final Wimbledon 2012 setelah mengalahkan Jo-Wilfried Tsonga. Di babak final, Murray akan berhadapan dengan Roger Federer.

Dalam pertandingan yang selesai Sabtu (7/7/2012) dinihari WIB, Murray mengalahkan Tsonga dalam pertarungan empat set 6-3 6-4 3-6 7-5.

Keberhasilan Murray lolos ke partai puncak menjadikannya sebagai petenis Inggris Raya pertama yang masuk ke final Wimbledon sejak tahun 1938 setelah Bunny Austin. Sementara petenis Inggris terakhir yang memenangi Wimbledon adalah Fred Perry di tahun 1936.

"Sedikit lega, gembira, ini adalah pertandingan yang ketat. Kami berdua sama-sama punya peluang. Aku berhasil bertahan," tutur Murray seusai laga.

Di babak final, Murray akan menantang juara Wimbledon tujuh kali, Federer. Federer sudah memastikan tempat di babak final usai mengalahkan Novak Djokovic.

"Ini akan jadi salah satu pertandingan terbesar dalam hidupku. Pertandingan ini akan sangat sulit. Dia bermain luar biasa. Aku sangat bersemangat," tutupnya.


Via: Murray Tantang Federer di Final

Rio Haryanto Start ke-12 di Feature Race


Silverstone - Rio Haryanto mengakhiri sesi kualifikasi GP2 Inggris di posisi ketujuh. Namun penalti yang diterimanya di GP2 Valencia lalu membuatnya harus memulai feature race di Silverstone dari urutan ke-12.

Di sesi kualifikasi yang digelar Jumat (6/7/2012) waktu setempat, Rio mencetak waktu tercepat ke-7, dengan catatan waktu 2 menit 3,398 detik. Ia lebih unggul 0.029 detik dari rekan steimnya, Max Chilton.

Sesi kualifikasi dan sesi latihan yang berlangsung dalam kondisi hujan deras mengharuskan seluruh peserta menggunakan ban tipe wet. Bagi Rio, kedua sesi di hari Jumat ini merupakan pengalaman pertamanya membalap mobil GP2 dalam kondisi hujan dan basah.

Hasil sesi kualifikasi yang sangat baik buat Rio, karena sesi tadi adalah pengalaman pertama buat Rio mengemudi mobil GP2 dalam kondisi basah," ujar Manajer Teknis, Piers Hunnisett, dalam rilis yang diterima oleh detikSport.

"Ia berhasil menjalankan sesi dengan tenang selama berlangsungnya sesi, meskipun dalam kondisi yang sangat sulit."

"Ia harus menjalankan penalti penurunan 5 posisi dalam start besok, yang mana seluruh orang di paddock merasa ia seharusnya tidak mendapatkan hukuman tersebut. Kami berharap ia bisa meraih finis dalam posisi 8 besar," harapnya.

Sementara itu, posisi start terdepan diraih oleh Fabio Leimer dari tim Racing Engineering, dengan waktu 2 menit 1,889 detik. Posisi kedua dan ketiga masing-masing ditempati oleh Johnny Cecotto dan Jolyon Palmer.



Via: Rio Haryanto Start ke-12 di Feature Race

Sagan Catat Kemenangan Ketiga


Metz - Peter Sagan meraih kemenangan ketiganya di Tour de France 2012. Ia memenangi etape keenam yang sempat diwarnai beberapa kecelakaan.

Sagan memenangi etape keenam yang digelar Jumat (6/7/2012) waktu setempat. Sebelumnya, pebalap sepeda dari tim Liquigas-Cannondale ini sudah memenangi etape pertama dan ketiga.

Menempuh jarak 207,5 km dari Eperney hingga Metz, Sagan mencatatkan waktu empat jam 37 menit. Ia mengungguli Andre Greipel yang memenangi dua etape sebelumnya serta Matthew Goss yang finis di urutan ketiga.

Beberapa kecelakaan sempat mewarnai etape ini. Yang paling signifikan terjadi di 26 kilometer jelang finis. Mark Cavendish sempat tertahan akibat kecelakaan itu hingga tak bisa ikut dalam sprint akhir jelang garis finis.

Fabian Cancellara gagal masuk ke posisi 30 besar di etape ini. Namun, ia masih berhak atas jaket kuning karena catatan waktu totalnya masih yang terbaik dari pebalap lain.

Hasil Etape VI Tour de France

1. Peter Sagan (Slovakia / Liquigas) 4:37:00"
2. Andre Greipel (Germany / Lotto)
3. Matthew Goss (Australia / Orica)
4. Kenny Robert van Hummel (Holland / Vacansoleil)
5. Juan Jose Haedo (Agentina / Team Saxo Bank)
6. Gregory Henderson (New Zealand / Lotto)
7. Alessandro Petacchi (Italy / Lampre)
8. Luca Paolini (Italy / Katusha)
9. Daryl Impey (South Africa / Orica)
10. Brett Daniel Lancaster (Australia / Orica)

Klasemen Keseluruhan Usai Etape VI
1. Fabian Cancellara (Switzerland / RadioShack) 29:22:36"
2. Bradley Wiggins (Britain / Team Sky) +7"
3. Sylvain Chavanel (France / Omega Pharma - Quick-Step) +7"
4. Tejay Van Garderen (U.S. / BMC Racing) +10"
5. Denis Menchov (Russia / Katusha) +13"
6. Cadel Evans (Australia / BMC Racing) +17"
7. Vincenzo Nibali (Italy / Liquigas) +18"
8. Peter Sagan (Slovakia / Liquigas) +19"
9. Andreas Kloeden (Germany / RadioShack) +19"
10. Maxime Monfort (Belgium / RadioShack) +22"



Via: Sagan Catat Kemenangan Ketiga

Galliani: Off-side Bisa Diterima, Gol Tidak


MILAN, KOMPAS.com - Wakil Presiden AC Milan, Adriano Galliani, menyambut baik keputusan FIFA untuk menggunakan teknologi garis gawang (GLT-Goal Line . Menurutnya, kesalahan wasit dalam menilai off-side bisa diterima, tetapi tidak untuk urusan gol.

FIFA memutuskan menggunakan GLT pada Kamis (5/7/2012). Menurut Presiden FIFA, Sepp Blatter, gagasan teknologi di sepak bola muncul dari insiden tidak disahkannya gol gelandang Inggris, Frank Lampard, ke gawang Jerman, yang dianulir wasit Jorge Larrionda di babak 16 besar Piala Dunia, 27 Juni 2010.

Selama periode tersebut, setidaknya terjadi dua insiden serupa yang dialami Lampard, yaitu gol penyerang Ukraina, Marko Devic, ke gawang Inggris, pada laga Grup D Piala Eropa, 19 Juni 2012 dan gol gelandang AC Milan, Sulley Muntari, ke gawang Juventus pada laga Serie-A, 25 Februari 2012.

"Saya tak akan memulai kontroversi, tetapi saya akan mengatakan akhirnya (GLT disahkan FIFA). Lebih baik terlambar daripada tidak sama sekali. Keputusan soal off-side dan hal lain yang meragukan selalu diterima, terutama ketika selisihnya hanya beberapa milimeter, seperti yang sering terjadi. Namun, (kesalahan) soal bola yang melewati garis gawang, kita harus mengintervensi karena saya tak ingin Anda lupa gambar gol Muntari yang selalu saya simpan di telepon saya," papar Galliani.

"Sekarang kita ingin liga-liga menggunakan GLT. Ini akan sulit, karena ada teknologi ini juga membutuhkan biaya. Saya berharap, teknologi ini setidaknya digunakan di liga-liga elit," tambahnya.


Via: Galliani: Off-side Bisa Diterima, Gol Tidak

Pangeran Ali Ucapkan Selamat kepada Pesepakbola Putri


LONDON, KOMPAS.com - Wakil Presiden dan anggota komite eksekutif FIFA, Pangeran Ali Bin Al-Hussein, dari Yordania mengucapkan selamat kepada seluruh pemain sepak bola putri, karena FIFA telah mengizinkan penggunaan jilbab bagi para pesepakbola putri.

Langkah ini membuat sepak bola dapat dimainkan oleh para pemain putri Muslim, tanpa meninggalkan kewajiban mereka dalam memakai jilbab.

>"Untuk semua pemain putri di seluruh dunia, kami ucapkan selamat. Kami berharap dapat melihat penampilan kalian di lapangan. Sepak bola perempuan sedang bangkit, dan kami semua mengandalkan kalian. Kalian mendapatkan dukungan penuh dari kami," kata Pangeran Ali, Jumat (6/7/2012) di London.

Menurut Pangeran Ali, penghapusan larangan itu akan membuat sepak bola putri berkembang pesat di negara-negara berpenduduk mayoritas Islam.

PBB juga pernah melobi FIFA, untuk mengijinkan jilbab dipakai di arena sepak bola, sebagai bagian kampanye antidiskriminasi. Sebelumnya, jilbab dilarang dipakai dalam laga sepak bola oleh FIFA sejak 2007. Tim putri Iran yang memuncaki babak kualifikasi untuk olimpiade dihukum dengan kekalahan 0-3 dari Yordania, karena menolak melepaskan jilbab mereka. Hukuman itu memupus mimpi mereka untuk tampil di Olimpiade London. (Reuters/AP/ECA)


Via: Pangeran Ali Ucapkan Selamat kepada Pesepakbola Putri

Kalahkan Djokovic, Federer Capai Final Kedelapan


London - Roger Federer sukses menundukkan Novak Djokovic di babak semifinal Wimbledon 2012. Kemenangan ini mengantarnya ke babak final Wimbledon untuk yang kedelapan kalinya.

Menghadapi Djokovic, Jumat (6/7/2012) malam WIB, Federer menang empat set.6-3 3-6 6-4 6-3 dalam waktu 1 jam 41 menit.

Final di tahun ini menjadi final kedelapan Federer di Wimbledon. Menurut catatan Infostrada, ini menjadi rekor baru. Federer melewati catatan yang diraih oleh Pete Sampras dan Boris Becker yang ke final sebanyak tujuh kali.

"Saya sangat gembira. Hari ini memainkan pertandingan yang luar biasa. Novak juga bermain sangat baik," sahut petenis asal Swiss itu seusai laga.

Di babak final, Federer akan menghadapi pemenang dari laga semifinal lainnya antara Andy Murray melawan Jo-Wilfried Tsonga. Jika mampu meraih gelar juara, maka Federer akan kembali menduduki rangking satu dunia.



Via: Kalahkan Djokovic, Federer Capai Final Kedelapan

Hamilton Catat Waktu Tercepat di Sesi Kedua


Silverstone - Lewis Hamilton jadi pebalap tercepat di sesi kedua. Catatan waktu yang diraih pebalap asal Inggris itu mengungguli Kamui Kobayashi dan Michael Schumacher yang ada di dua posisi di belakangnya.

Pada sesi yang berlangsung di Sirkuit Silverstone, Jumat (6/7/2012), Hamilton jadi yang tercepat usai menorehkan catatan waktu 1 menit dan 56,345 detik. Ia unggul 0,129 detik atas Kobayashi yang berada di belakangnya.

Sementara itu, Schumi menorehkan catatan waktu 1 menit dan 56,545 detik setelah melahap sembilan lap. Sedangkan Romain Grosjean, yang jadi pebalap tercepat di sesi pertama, berada di posisi 21 setelah hanya melahap satu lap.

Nico Rosberg dan Sergio Perez berada di posisi keempat dan kelima. Catatan waktu Rosberg tertinggal 0,222 detik di belakang Hamilton, sementara Perez terpaut 1,148 detik.

Sama seperti sesi pertama, sesi kedua juga berlangsung di tengah guyuran hujan dan trek basah.

Hasil Free Practice II GP Inggris

1. Lewis Hamilton (McLaren-Mercedes) 1:56.345
2. Kamui Kobayashi (Sauber-Ferrari) 1:56.474 + 0.129
3. Michael Schumacher (Mercedes) 1:56.545 + 0.200
4. Nico Rosberg (Mercedes) 1:56.567 + 0.222
5. Sergio Perez (Sauber-Ferrari) 1:57.493 + 1.148
6. Jenson Button (McLaren-Mercedes) 1:57.948 + 1.603
7. Heikki Kovalainen (Caterham-Renault) 1:58.580 + 2.235
8. Kimi Raikkonen (Lotus-Renault) 1:58.897 + 2.552
9. Nico Hulkenberg (Force India-Mercedes) 1:58.943 + 2.598
10. Fernando Alonso (Ferrari) 1:59.015 + 2.670
11. Paul di Resta (Force India-Mercedes) 1:59.429 + 3.084
12. Pastor Maldonado (Williams-Renault) 1:59.472 + 3.127
13. Sebastian Vettel (Red Bull-Renault) 1:59.476 + 3.131
14. Jean-Eric Vergne (Toro Rosso-Ferrari) 1:59.854 + 3.509
15. Felipe Massa (Ferrari) 2:00.565 + 4.220
16. Timo Glock (Marussia-Cosworth) 2:00.820 + 4.475
17. Bruno Senna (Williams-Renault) 2:01.099 + 4.754
18. Vitaly Petrov (Caterham-Renault) 2:01.348 + 5.003
19. Charles Pic (Marussia-Cosworth) 2:03.719 + 7.374
20. Narain Karthikeyan (HRT-Cosworth) 2:04.774 + 8.429
21. Romain Grosjean (Lotus-Renault)
22. Daniel Ricciardo (Toro Rosso-Ferrari)
23. Mark Webber (Red Bull-Renault)
24. Pedro de la Rosa (HRT-Cosworth)



Via: Hamilton Catat Waktu Tercepat di Sesi Kedua

Pedrosa Tercepat di Latihan Pertama


Hohenstein-Ernstthal - Sesi latihan bebas pertama MotoGP Jerman sudah selesai digelar. Pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, jadi yang tercepat diikuti oleh rekan setimnya, Casey Stoner.

Dalam sesi di Sirkuit Sachsenring, Jumat (6/7/2012), Pedrosa mencatat waktu terbaik 1 menit 22,357 detik. Dia cuma unggul 0,087 detik atas Stoner.

Tempat ketiga jadi milik Jorge Lorenzo. Jagoan Yamaha ini membukukan waktu 1 menit 22,647 detik.

Duo Yamaha Tech 3, Andrea Dovizioso dan Cal Crutchlow, menyusul di belakang Lorenzo. Sementara itu, posisi keenam diduduki oleh Hector Barbera.

Posisi ketujuh sampai kesepuluh secara berturut-turut ditempati oleh Nicky Hayden, Alvaro Bautista, Stefan Bradl, dan Ben Spies. Valentino Rossi cuma ada di posisi ke-11 dengan waktu 1 menit 23,481 detik.

Hasil Free Practice I MotoGP Jerman:
No-Nama-Negara-Tim-Waktu

1. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda (RC213V) 1m 22.357s
2. Casey Stoner AUS Repsol Honda (RC213V) 1m 22.444s
3. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 1m 22.647s
4. Andrea Dovizioso ITA Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 22.922s
5. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 23.081s
6. Hector Barbera ESP Pramac Racing (GP12) 1m 23.091s
7. Nicky Hayden USA Ducati Team (GP12) 1m 23.092s
8. Alvaro Bautista ESP San Carlo Honda Gresini (RC213V) 1m 23.203s
9. Stefan Bradl GER LCR Honda MotoGP (RC213V) 1m 23.306s
10. Ben Spies USA Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 1m 23.353s
11. Valentino Rossi ITA Ducati Team (GP12) 1m 23.481s
12. Randy De Puniet FRA Power Electronics Aspar (ART CRT) 1m 24.210s
13. Colin Edwards USA NGM Forward Racing (Suter-BMW CRT) 1m 24.560s
14. Michele Pirro ITA San Carlo Honda Gresini (FTR-Honda CRT) 1m 24.659s
15. Yonny Hernandez COL Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT) 1m 24.786s
16. Aleix Espargaro ESP Power Electronics Aspar (ART CRT) 1m 24.855s
17. Ivan Silva ESP Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT) 1m 25.512s
18. Franco Battaini ITA Cardion AB Motoracing (GP12) 1m 25.646s
19. Mattia Pasini ITA Speed Master (ART CRT) 1m 25.839s
20. Danilo Petrucci ITA Came IodaRacing (Ioda-Aprilia CRT) 1m 25.958s
21. James Ellison GBR Paul Bird Motorsport
Via: Pedrosa Tercepat di Latihan Pertama

Diwarnai Hujan, Grosjean Tercepat


Silverstone - Free practice pertama GP Inggris, Jumat (6/7/2012), diwarnai hujan lebat. Romain Grosjean akhirnya tampil sebagai pebalap tercepat dalam sesi pertama tersebut.

Sesi yang berlangsung di Sirkuit Silverstone tersebut diwarnai dengan hujan deras sejak awal. Beberapa pebalap pun memilih untuk menjajal beberapa lap saja.

Grosjean, yang menjajal 13 lap, menorehkan catatan waktu terbaik 1 menit dan 56,552 detik. Catatan waktunya lebih baik 0,275 detik atas Daniel Ricciardo yang berada di posisi kedua.

Sementara itu, pebalap dari tim McLaren, Lewis Hamilton, berada di posisi ketiga dengan catatan waktu 1 menit dan 57,174 detik. Ia tertinggal 0,622 detik di belakang catatan waktu Grosjean.

Sergio Perez dan Felipe Massa melengkapi posisi lima besar. Sementara rekan setim Hamilton, Jenson Button, berada di posisi ke-17.

Hasil Free Practice I GP Inggris

1. Romain Grosjean (France) Lotus - Renault 1:56.552
2. Daniel Ricciardo (Australia) Toro Rosso - Ferrari 1:56.827
3. Lewis Hamilton (Britain) McLaren 1:57.174
4. Sergio Perez (Mexico) Sauber - Ferrari 1:57.664
5. Felipe Massa (Brazil) Ferrari 1:58.119
6. Mark Webber (Australia) RedBull - Renault 1:58.463
7. Kamui Kobayashi (Japan) Sauber - Ferrari 1:58.483
8. Michael Schumacher (Germany) Mercedes 1:58.493
9. Nico Rosberg (Germany) Mercedes 1:58.942
10. Jean-Eric Vergne (France) Toro Rosso - Ferrari 1:59.076
11. Sebastian Vettel (Germany) RedBull - Renault 1:59.414
12. Vitaly Petrov (Russia) Caterham - Renault 1:59.614
13. Valtteri Bottas (Finland) Williams - Renault 1:59.733
14. Heikki Kovalainen (Finland) Caterham - Renault 1:59.787
15. Pastor Maldonado (Venezuela) Williams - Renault 2:00.125
16. Kimi Raikkonen (Finland) Lotus - Renault 2:00.253
17. Jenson Button (Britain) McLaren 2:01.834
18. Timo Glock (Germany) Marussia - Cosworth 2:01.835
19. Pedro de la Rosa (Spain) HRT - Cosworth 2:04.341
20. Dani Clos (Spain) HRT - Cosworth 2:05.022
21. Charles Pic (France) Marussia - Cosworth 2:11.760
22. Fernando Alonso (Spain) Ferrari
23. Paul Di Resta (Britain) Force India - Mercedes
24. Jules Bianchi (France) Force India - Mercedes



Via: Diwarnai Hujan, Grosjean Tercepat

Silva Tak Ingin Tinggalkan Etihad


KOMPAS.com - Gelandang Manchester City, David Silva tampak tak tertarik dengan penawaran-penawaran untuk pindah klub dalam bursa transfer musim panas ini, termasuk Real Madrid. Silva yang sebelumnya enggan berkomentar kemudian menegaskan bahwa dirinya enggan meninggalkan City.

"Rumah saya ada di City dan saya benar-benar puas di sana. Tujuan saya bukanlah di Real Madrid, namun di City," tegasnya seperti dilansir oleh Sky Sports.

"Sekarang saya sedang berlibur, namun agen saya sedang bernegosiasi untuk kesepakatan baru dengan City dan saya pikir kami akan menemukan kata sepakat dalam waktu yang sangat singkat," lanjutnya kemudian.

Permainan Silva di lini tengah berkembang pesat setelah dibeli dari Valencia pada tahun 2010. Dia pun kerap dipercaya bermain di Piala Eropa 2012 dan berhasil meraih kembali gelar Piala Eropa bersama "La Furia Roja". Pemain berusia 26 tahun ini pun malah mengucap syukur bisa bermain dan berkembang di Etihad.

"Saya bersyukur untuk pengalaman saya di City dan saya telah berkembang sebagai seorang pemain, di setiap aspek, sejak saya bergabung dengan mereka. Saya tak tahu bahwa saya akan mampu bermain seperti ini ketika saya meninggalkan Valencia," katanya.

Silva tetap menunggu timnya mendatangkan bintang-bintang besar pada bursa transfer musim panas ini. Salah satunya, seperti striker Arsenal, Robin van Persie.

"Klub menyiapkan penawaran kepada para pemain untuk mengembangkan skuad. Klub merencanakan dengan sangat ambisius," tandasnya.


Via: Silva Tak Ingin Tinggalkan Etihad

Duel "El Clasico" Kini di TransCorp


JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah sekian lama tayangan Liga BBVA disaksikan di TVOne, musim ini gebyar kompetisi "Negeri Matador" --termasuk duel klasik Real Madrid versus Barcelona-- akan beralih ke dua televisi TransCorp, TransTV dan Trans7.

Hal itu dikonfirmasi Yudi Prihartono, salah satu produser Trans7 yang terlibat dalam penggarapan tayangan Liga BBVA.

Menurut Yudi yang ditemui Kompas.com, Kamis (5/7/2012) malam, tayangan Liga BBVA akan dibagi untuk dua stasiun TransCorp. Berapa banyak pertandingan dalam sepekan plus komposisi pembagian partainya di Trans7 dan TransTV, Yudi mengaku akan menggodoknya lebih dulu secara internal.

"Jadwal resminya juga belum kami dapatkan kok," tandas Yudi.

Rencananya, launching tayangan Liga BBVA dilakukan pada paruh Agustus dan akan dibuatkan program acara khusus.

"Tapi, itu masih belum pasti karena bertepatan dengan Ramadhan," cetus Yudi.


Via: Duel "El Clasico" Kini di TransCorp

Usai Kecelakaan, Kondisi De Villota Kritis tapi Stabil


Duxford - Kondisi test driver tim Marussia F1, Maria De Villota dikabarkan masih kritis namun stabil. Hingga kini, wanita berusia 32 tahun itu masih didampingi keluarganya dan dirawat di rumah sakit Addenbrooke.

De Villota mengalami kecelakaan ketika menjalani sesi tes untuk Marussia pada 3 Juli silam di Duxford Aerodrome. Dalam tes trek lurus, mobilnya kecelakaan dan menabrak sebuah truk. Saksi mata menyebutkan bahwa mobilnya tengah melaju pada kecepatan 50 kilometer/jam ketika kecelakaan itu terjadi.

Akibat kecelakaan itu, De Villota kehilangan mata sebelah kanannya dan harus menjalani operasi serius.

Hingga kini De Villota masih menjalani perawatan intensif. Kondisinya dikabarkan kritis namun stabil. "Maria masih tetap berada dalam kondisi kritis, tapi stabil dan tengah dirawat di rumah sakit Addenbrooke ini," ucap saudarinya, Isabel De Villota, seperti dilansir Autosport.

"Belum ada kabar terbaru sejauh ini. Kami sendiri sudah menerima kenyataan bahwa kondisi Maria stabil semenjak kecelakaan itu terjadi, apalagi pada malam pertama setelah operasi panjang yang ia alami."

"Kami, pihak keluarga, saling mendukung di sisi Maria dan kami berterimakasih atas perawatan medis yang ia dapatkan," tukas Isabel.

Kecelakaan yang dialami De Villota mengundang simpati dari para pebalap F1. Felipe Massa menyebut, FIA bisa turun tangan dan mengambil pelajaran dari kecelakaan tersebut.



Via: Usai Kecelakaan, Kondisi De Villota Kritis tapi Stabil

Thursday, July 5, 2012

Milan Tak Tutup Mata pada Pemain Muda Indonesia


JAKARTA, KOMPAS.com - Jika memang menemukan pemain muda berbakat, AC Milan tak akan menahan diri untuk membawa anak dan remaja Indonesia untuk dilatih di San Siro. Presiden Asia Sports Development, Alan Solowiejczak, menjelaskan peluang para pemain dari Indonesia untuk "dicomot" AC Milan Academy terbuka lebar.

"Tidak ada yang mustahil. Milan Academy tentu takkan tutup mata jika ada pemain muda berbakat. Jadi, bila para pemain bisa menampilkan permainan yang hebat, bisa saja salah satu dari mereka diambil Milan untuk bergabung ke akademinya," ungkapnya di sela seleksi Milan Junior Camp 2012 di Lapangan Pertamina Simprug, Jakarta, Jumat (6/7/2012).

Sebanyak 50 pemain berusia 13-16 tahun mengikuti proses seleksi Milan Junior Camp 2012 untuk mewakili Indonesia All Star Challenge di Intesa Sanpaolo yang berlangsung di Milan, Italia. Di Milan, 18 orang yang terpilih berkesempatan mengikuti kompetisi dan juga pelatihan singkat. Namun, pemain berbakat berpeluang untuk terus dilatih di akademi Milan.

Sementara itu, mereka yang gagal di tahap seleksi ini namun memiliki potensi tetap memiliki peluang berlatih sepak bola melalui program beasiswa Pertamina Soccer School untuk 24 pemain muda potensial.


Via: Milan Tak Tutup Mata pada Pemain Muda Indonesia

Chelsea Batal Bangun Stadion Baru


London - Rencana Chelsea membuat stadion baru urung terlaksana. The Blues kalah memberikan penawaran dalam sebuah lelang yang dilakukan terhadap lokasi yang akan dijadikan markas baru mereka.

Chelsea tadinya memproyeksikan membangun stadion baru di Battersea Power Station. Itu adalah sebuah stasiun pembangkit listirk bertenaga batu bara yang sudah lama tak berfungsi.

Memiliki luas 158 hektar dan berada di tepi Sungai Thames, Chelsea menganggap Battersea Power Station sebagai pilihan tepat sebagai pengganti Stamford Bridge, yang kapasitasnya dirasa sudah tak mencukupi. Rencananya, The Blues akan membangun stadion baru dengan kapasitas 60.000 tempat duduk disana.

Tetapi hal tersebut tak jadi kenyataan. Setelah melakukan negosiasi alot selama 28 hari, pihak Chelsea harus rela kalah bersaing dengan beberapa perusahaan asal Malaysia yang berhasil membeli Battersea Power Station dalam sebuah lelang dengan dana sebesar 400 juta Euro atau sekitar Rp 4,6 triliun.

Beberapa perusaahan Malaysia tersebut rencananya akan membangun sekitar 3.500 rumah dan perkantoran di Battersea Power Station.

"Chelsea Football Club mendapat informasi bahwa pihak Battersea Power Station telah melakukan perjanjian eksklusif dengan pihak lain."

"Kami kecewa tidak terpilih sebagai pemenang lelang untuk Battersea Power Station, karena kami yakin kami dapat membuat sebuah stadion megah yang dapat bermanfaat bagi masyarakat Wandsworth dan London pada umumnya," demikian pernyataan The Blues di situs resminya.




Via: Chelsea Batal Bangun Stadion Baru

Presiden FIFA Pun Berterima Kasih kepada Lampard


ZURICH, KOMPAS.com - Federasi Asosiasi Sepak bola Internasional (FIFA), melalui Badan Asosiasi Sepak bola Internasional (IFAB) akhirnya menyetujui penggunaan teknologi garis gawang dan memutuskan penggunaannya dimulai di ajang Piala Dunia Antarklub, Desember 2012. Presiden FIFA, Sepp Blatter, pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada gelandang tim nasional Inggris, Frank Lampard. Mengapa?

"Bagi saya sebagai Presiden FIFA, ini menjadi bukti dari apa yang terjadi di Afrika Selatan pada 2010. Saya harus mengatakan 'terima kasih, Lampard'. Saya benar-benar down di Afrika Selatan ketika melihatnya. Ini sangat mengejutkan saya, saya butuh waktu satu hari untuk memberikan respon," ungkapnya seperti dilansir Goal.com.

Pria berusia 76 tahun ini termasuk petinggi FIFA yang menunjukkan resistensinya terhadap ide teknologi ini sampai pada laga antara Inggris dan Jerman di Piala Dunia 2010. Gol kontroversial yang sering disebut "gol hantu" itu terjadi saat pemain Chelsea itu menendang bola dengan keras ke arah gawang Manuel Neuer.

Bola mengenai mistar gawang dan memantul ke bawah. Berdasarkan siran ulang, bola sudah melewati garis gawang, namun, wasit tidak mensahkannya sebagai gol dan Inggris harus pulang dari babak 16 besar setelah kalah 1-4.

Keyakinan Blatter akhirnya makin kuat setelah hal itu terulang kembali dalam laga perempat final Piala Eropa 2012 saat Inggris berhadapan dengan Ukraina. Pemain Ukraina, Marko Devic, melesatkan tendangan akurat ke gawang Joe Hart setelah timnya tertinggal 0-1.

Namun bolanya segera disapu oleh bek Inggris, John Terry, dan tidak disahkan sebagai sebuah gol. Menurut siaran ulang, bola sudah melewati garis gawang.

"Ini terjadi lagi di Ukraina dan Ukraina sendiri masih tidak bisa percaya sampai sekarang," tutur Blatter.


Via: Presiden FIFA Pun Berterima Kasih kepada Lampard

Arbeloa: Spanyol Tak Perlu Mengubah Gaya


MADRID, KOMPAS.com - Defender Real Madrid. Alvaro Arbeloa berpendapat, timnas Spanyol tak perlu mengubah gaya dan filosofi bermainnya. Menurutnya, gaya sepak bola "La Furia Roja" justru menjadi kekuatan tim ini.

Spanyol sempat dinilai bermain membosankan selama di Piala Eropa 2012. Mereka menekankan penguasaan bola, tapi terkadang kurang eksplosif. Meski begitu, mereka akhirnya juara.

Bagi Arbeloa, kritikan itu sudah biasa dan tak harus mengubah permainan Spanyol secara ekstrem. "Aku sudah terbiasa dengan kritik. Hal seperti itu juga terjadi di Piala Dunia (2010), setelah kalah dari Swiss (di pertandingan pembuka)," kata Arbeloa yang juga pemain timnas Spanyol, kepada surat kabar AS.

"Kami memiliki gaya sepak bola sendiri dan sudah sering dikritik. Banyak cara memainkan sepak bola bagus. yang terpenting, setiap tim nasional memiliki identitasnya, juga gayanya yang sudah terjadi bertahun-tahun. Itulah rumus yang membawa kami meraih sukses," jelasnya.

Arbeloa mengaku memiliki tahun yang indah. Setelah bersama Real Madrid menjuaral Liga BBVA, bek kanan ini sukses bersama timnas juara Piala Eropa.

"Ini tahun yang luar biasa dan sekarang aku harus istirahat. Musim depan akan ada tantangan baru. Tapi, untuk sementara aku ingin istirahat," katanya.


Via: Arbeloa: Spanyol Tak Perlu Mengubah Gaya

Vettel Kejar Kemenangan Pertama di Bulan Juli


Silverstone - Sepanjang kariernya di F1, Sebastian Vettel ternyata belum sekalipun memenangi balapan di bulan Juli. Dengan ada tiga seri digelar kali ini, pembalap Red Bull itu punya ambisi besar mematahkan 'kutukan' tersebut.

Total sudah 22 balapan dimenangi Vettel sepanjang keikutsertaannya di balapan F1. Namun, sebagaimana dikutip dari Reuters, belum satupun sukses tersebut diraih di bulan Juli.

Uniknya lagi, Juli sesungguhnya merupakan bulan kelahirannya. Tepat Selasa (3/7/2012) lalu dia menginjak usia yang ke-25.

"Saya lahir di bulan Juli, jadi itu harusnya jadi bulan yang bagus. Tak ada lagi tekanan di bulan Juli sekarang. Saya berusaha dengan keras, tapi itu tak memberi hasil di masa lalu, mungkin itu akan berhasil di tahun ini," sahut Vettel jelang balapan di Inggris akhir pekan ini.

"Jika itu terjadi saya akan sangat gembira. Jika tidak, kami akan mencobanya lagi - di bulan Juli yang lain," lanjut pembalap asal Jerman itu.

Ada tiga seri yang akan digelar sepanjang Juli ini. Setelah Inggris, balapan akan berlanjut di Jerman, sebelum kemudian mampir ke Hungaria.

Tiga balapan di bulan Juli ini akan punya arti penting buat Vettel untuk kembali merapatkan jarak dengan puncak klasemen karena setelahnya balapan akan menjalani jeda satu bulan lebih. Dengan poin 85, Vettel saat ini duduk di posisi empat klasemen, tertinggal 26 poin dari Fernando Alonso di posisi teratas.


Via: Vettel Kejar Kemenangan Pertama di Bulan Juli

Rodgers: Tak Pikirkan Liga Champions, Silakan Pergi


LIVERPOOL, KOMPAS.com - Pelatih Liverpool, Brendan Rodgers, memberi ultimatum keras kepada para pemainnya. Musim ini, mereka harus berjuang untuk lolos ke Liga Champions. Jika tak punya semangat atau keyakinan ke sana, dia mempersilakan pemain tersebut pergi.

Pada pertemuan resmi pertamanya dengan para pemain, Rodgers menekankan bahwa Liverpool harus berjuang keras musim ini. target utamanya lolos ke Liga Champions.

"Anda hanya bisa menjual mimpi ke depan. Banyak sekali nostalgia mengenai klub ini. Tapi, sangat penting ditekankan, kami harus menyadari bahwa ini tahun 2012 dan kami tak tampil di Liga Champions," jelas Rodgers kepada Sky Sports News.

"Para pemain top bermain di level tertingginya. Steven Gerrard ingin bermain di level itu (Liga Champions), demikian juga dengan Jamie Carragher. Mereka pemain yang sudah pernah memenangkan trofi itu. Pada tahun-tahun mendatang, kami akan langsung menyasarnya. Jika itu tak cukup buat pemain, maka ia boleh pergi. Sesederhana itu," tegas pelatih asal Irlandia Utara ini.

Rodgers sempat dipusingkan oleh isu bahwa striker Luis Suarez akan pergi. Paris Saint-Germain merupakan klub yang paling sering dihubungkan dengan Suarez. Namun, Rodgers menjamin bahwa striker asal Uruguay itu akan tetap bertahan.

"Fokus tetap ke masa depan. Apa yang saya yakini adalah, ia bisa membawa pengaruh ke dalam cara bermain kami. Ia fantastis dan sangat terbuka. Saya kira ia terkesan dengan bagaimana kami bermain di musim lalu," ujarnya.


Via: Rodgers: Tak Pikirkan Liga Champions, Silakan Pergi

Australia Puji Andik Cs


PEKANBARU, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional U-22 Australia, Paul Okon, mengaku puas dengan kemenangan atas Indonesia di laga perdana kualifikasi Piala Asia Grup E di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, Kamis (5/7/2012). Menurut pelatih berusia 40 tahun ini, permainan anak asuhnya sudah sangat baik dalam laga yang berakhir 1-0 tersebut. Meski begitu, Indonesia juga bermain bagus.

Gol semata wayang skuad "The Socceroos" dicetak penyerang Anthony Proira di penghujung babak pertama. Dengan hasil itu, Australia berada di peringkat dua klasemen sementara, hanya kalah selisih gol dari Jepang di puncak.

"Kami senang tim mampu beradaptasi dengan baik, karena di Australia sedang musim dingin. Permainan kami sudah baik secara keseluruhan. Saya harap penampilan ini bisa tetap ditampilkan hingga kualifikasi selesai," ujar Okon saat jumpa pers di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, Kamis malam.

Meski demikian, Okon tetap mengapresiasi semangat tinggi skuad "Garuda Muda" dalam laga tersebut. Secara khusus ia memberikan pujian kepada kapten timnas Indonesia, Andik Vermansyah, yang bermain cukup baik. "Dia (Andik) pemain yang sangat luar biasa. Tetapi, di samping itu, kami akan terus mengevaluasi tim kami sendiri agar lebih fokus di laga-laga berikutnya," ucap Okon.


Via: Australia Puji Andik Cs

Premier League Segera Pakai Teknologi Gawang


LONDON, KOMPAS.com - Begitu Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menyatakan teknologi garis gawang akan digunakan dalam sepak bola, Premier League akan segera mempraktikkannya.

Pada pertemuannya di Zurich, Swiss, Kamis (5/7/2012), FIFA memutuskan bahwa teknologi garis gawang akan segera digunakan. Sekretaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke mengatakan, teknologi yang digunakan adalah Hawk-Eye dan GoalRef dan akan diuji coba pada FIFA Club World Cup 2012, Desember nanti.

Premier League menyatakan, "Kami sudah lama mendukung penggunaan teknologi ini. Kami akan segera mengadakan diskusi tentang Hawk-Eye dan GoalRef dalam waktu dekat dan akan mencoba menggunakannya sesegera mungkin.

Inggris memang sudah lama terlibat dalam pembahasan teknologi ini sejak 2006. Bahkan, mereka pernah menggunakan di Fulham dan Reading.


Via: Premier League Segera Pakai Teknologi Gawang

Kemenangan Kedua Andre Greipel


Quentin - Untuk kali kedua secara beruntun, Andre Greipel menjuarai etape Tour de France. Dia menjadi pemenang di etape kelima, Kamis (5/7/2012) waktu setempat.

Kemenangan kedua Greipel juga didapat setelah dia mengalahkan dua pesaingnya, Matt Goss (Australia) dan Juan Jose Haedo (Argentina), dalam sebuah adu sprint jelang finis. Sukses Greipel memenangi etape empat sehari sebelumnya juga didapat dengan cara yang sama.

Menempuh rute dari Rouen ke Saint-Quentin sejauh 196,5 km, seluruh pebalap dihadapkan pada trek yang terhitung landai. Hanya beberapa kilometer jelang finis saja terdapat rute menanjak.

Total waktu yang dibutuhkan Greipel untuk menyentug garis finis pertama adalah empat jam, 41 menit dan 30 detik. Fabian Cancellara gagal masuk posisi 30 besar dalam etape ini, namun begitu dia masih berhak atas jaket kuning karena catatan waktu totalnya masih yang terbaik di antara pebalap lain.

Hasil Etape V Tour de France

1. Andre Greipel (Germany / Lotto)
2. Matthew Goss (Australia / Orica)
3. Juan Jose Haedo (Argentina / Saxo Bank)
4. Samuel Dumoulin (France / Cofidis)
5. Mark Cavendish (Britain / Team Sky)
6. Tom Veelers (Netherlands / Argos)
7. Oscar Freire (Spain / Katusha)
8. Alessandro Petacchi (Italy / Lampre)
9. Sebastien Hinault (France / AG2R)
10. Yohann Gene (France / Europcar)

Klasemen Keseluruhan Usai Etape V

1. Fabian Cancellara (Switzerland / RadioShack) 24:45:32"
2. Bradley Wiggins (Britain / Team Sky) +7"
3. Sylvain Chavanel (France / Omega Pharma - Quick-Step)
4. Tejay Van Garderen (U.S. / BMC Racing) +10"
5. Edvald Boasson Hagen (Norway / Team Sky) +11"
6. Denis Menchov (Russia / Katusha) +13"
7. Cadel Evans (Australia / BMC Racing) +17"
8. Vincenzo Nibali (Italy / Liquigas) +18"
9. Ryder Hesjedal (Canada / Garmin)
10. Andreas Kloeden (Germany / RadioShack) +19"


Via: Kemenangan Kedua Andre Greipel

Audisi Beasiswa Bulutangkis PB Djarum Diikuti 1.000 Peserta


Kudus - PB Djarum kembali menggelar Audisi Beasiswa Bukutangkis untuk menjaring bakat-bakat muda di tanah air. Untuk penyelenggaraan tahun 2012 ini, tercatat ada lebih dari 1.000 peserta berpartisipasi.

Bertempat di GOR PB Djarum di Kota Kudus, Audisi Beasiswa Bukutangkis mulai digelar mulai Kamis (6/7/2012) hingga Minggu (8/7/2012) mendatang. Sebanyak lebih dari 1.000 peserta dengan usia mulai dari 10-15 tahun berpartisipasi dalam penyelenggaraan tahun ini.

"Audisi Umum PB Djarum tahun ini luar biasa. Sudah lebih dari 1.000 atlet mendaftarkan diri, berdasarkan data tanggal 3 Juli 2012. Setiap tahun peserta Audisi Umum selalu menunjukkan tren meningkat," ungkap Yoppy Rosimin, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, dalam rilis yang diterima detikSport.

Ribuan anak-anak hingga remaja yang datang tersebut tak cuma berasal dari Pulau Jawa, beberapa di antaranya datang jauh dari Sumatera, Kalimantan, Bali dan Sulawesi.

Audisi akan dilakukan dalam empat tahapan. Nantinya mereka yang berhasil lolos masuk menjadi skuad PB Djarum akan menjadi penghuni asrama Atlet PB Djarum.

"Kami mencari atlet dengan kualitas terbaik, bukan kuantitasnya. Atlet yang tangguh, pantang menyerah, memiliki daya juang tinggi dan bermental juara adalah kriteria atlet yang kami cari. Oleh karena itu, proses seleksi ini akan berlangsung dengan ketat," ujar Fung Permadi, Manager Tim PB Djarum.

PB Djarum selama ini memang rutin mengirim atlet-atletnya ke berbagai kejuaraan, mulai dari tingkat regional, nasional hingga internasional. "Hal ini merupakan program yang kami persiapkan untuk tetap mengharumkan nama Indonesia di ajang Dunia," lanjut Yoppy Rosimin.

Selain seleksi pemain, acara audisi di Kompleks GOR PB Djarum juga dimeriahkan dengan berbagai stand
Via: Audisi Beasiswa Bulutangkis PB Djarum Diikuti 1.000 Peserta

Serena Jumpa Radwanska di Final


London - Serena Williams sukses menghentikan perlawanan Victoria Azarenka di semifinal Wimbledon. Di final Serena akan menghadapi unggulan ketiga, Agnieszka Radwanska.

Dalam laga yang tuntas, Kamis (5/7/2012) malam WIB, Serena mengalahkan Azarenka lewat pertarungan dua set yang cukup ketat, 6-3 dan 7-6
Via: Serena Jumpa Radwanska di Final

McLaren Yakin Sukses di Silverstone


Milton Keynes - Seri kesembilan F1 musim ini akan dihelat di Sirkuit Silverstone, Inggris, akhir pekan ini. Kubu McLaren menyebut bahwa mereka punya kans cukup bagus di sirkuit itu.

Terakhir kali pebalap McLaren leluar sebagai juara adalah ketika balapan GP Kanada beberapa pekan silam. Ketika itu, Lewis Hamilton sukses keluar sebagai juara dengan mengungguli Romain Grosjean dan Sergio Perez.

Sedangkan balapan terakhir, pada GP Eropa di sirkuit jalanan Valencia, dimenangi oleh Fernando Alonso.

McLaren bertekad untuk memenangi balapan akhir pekan ini, Minggu (8/7/2012), di Silverstone. Namun, Direktur Sport McLaren, Sam Michael, menyebut bahwa usaha mereka tak akan mudah.

Ia menyebut bahwa Red Bull bakal tetap menjadi lawan sulit, meski McLaren dinilainya cocok dengan karakter sirkuit.

"Secara tradisi, kami memang tidak bagus di Valencia. Tapi, jika Anda melihat Silverstone akhir pekan ini, itu jelas lebih cocok dengan kekuatan mobil McLaren," ujar Michael di Autosport.

"Biar bagaimanapun, mereka
Via: McLaren Yakin Sukses di Silverstone

Wednesday, July 4, 2012

FFF Ingin Zidane Gantikan Blanc?


KOMPAS.com - Federasi Sepak bola Perancis (FFF) dilaporkan tengah mempertimbangkan Zinedine Zidane sebagai calon pelatih tim nasional Perancis yang baru. Seperti dilansir Goal.com, namanya disebut-sebut sebagai kandidat kuat selain nama mantan pelatih Marseille, Didier Deschamps.

Menurut L'Equipe, meski direktur olahraga Real Madrid itu tak memiliki pengalaman melatih, pemain legendaris "Les Bleus" itu dinilai bisa menjadi pengganti yang tepat untuk Laurent Blanc yang mundur setelah kegagalan di Piala Eropa 2012.

Deschamps disebut-sebut sebagai calon favorit setelah mantan rekan setimnya di timnas itu pada tanggal 30 Juni dan kemudian menguat setelah Deschamps mengundurkan diri dari Marseille, dua hari lalu.

Sementara itu, hari Minggu lalu, Zidane menyatakan bahwa dirinya ingin melatih timnas negaranya pada suatu hari. Keinginan ini pun langsung disambut gembira oleh Presiden FFF, Noel Le Graet.

Siapakah di antara mantan rekan Blanc di timnas ini yang akan menggantikannya? Blanc, Deschamps dan Zidane memang pernah bersama berjuang di tim "Ayam Jantan" dan berhasil membawa pulang trofi Piala Eropa 2000.


Via: FFF Ingin Zidane Gantikan Blanc?

Di Matteo Tepis Bayang-bayang Guardiola


KOMPAS.com - Manajer baru Chelsea, Roberto Di Matteo, menegaskan tidak khawatir dengan bayang-bayang Pep Guardiola. Bulan lalu, manajer asal Italia, itu mendapat kontrak dua tahun setelah membawa Chelsea meraih Piala Champions pertama sebagai manajer sementara.

Namun beredar spekulasi bahwa mantan manajer Barcelona, Pep Guardiola, didekati untuk menjadi manajer klub London barat itu.

"Kami memiliki tim yang berpengalaman dengan beberapa pemain segar di dalamnya dan saya amat yakin dengan musim mendatang. Prioritas utamanya adalah tantangan," tuturnya dalam konferensi pers pramusim pertandingan, Rabu (4/7/2012), di lapangan latihan Chelsea di Cobham, London barat.

"Saya hidup dengan spekulasi sejak hari pertama jadi saya tidak merasa ada bayangan di belakang saya atau di atas saya. Saya berada di sepakbola sepanjang hidup dan jelas tahu bahwa manajer dinilai berdasarkan hasil dan itu tidak berbeda dengan saya dan orang lainnya," tegasnya.

Hampir sebulan

Sebelumnya, Di Matteo merupakan asisten Andre Villas-Boas yang dipecat Chelsea pada bulan Maret. Dia menegaskan tidak pernah khawatir dengan penundaan atas penunjukan sebagai manajer tetap Chelsea.

Mantan manajer West Brom dan MK Dons ini baru mendapat jabatan tetap hampir sebulan setelah mengantar Chelsea ke Liga Champions dengan mengalahkan Bayern Muenchen lewat adu penalti.

"Tidak ada batas waktu dalam hal itu (penunjukan). Kami selalu menjalin kontak dan ada masa liburan juga masa jeda yang dibutuhkan jadi bukan pertanyaan bahwa tidak berbicara," jawabnya menanggapi wartawan.

Dia mengatakan bergabungnya dua pemain baru Chelsea, Eden Hazard dan Marko Marin, mungkin masih akan ditambah sebelum masa transfer saat ini berakhir.

"Ya kita tunggu, saya cukup gembira dengan tim namun kita lihat pasar transfer dan jika ada peluang yang baik untuk meningkatkan kualitas tim dan kami mampu, maka kami akan bergerak untuk itu."

Sementara itu mantan manajer Chelsea, Villas-Boas dipastikan pindah ke klub London lain, Tottenham, menggantikan Harry Redknapp, untuk kontrak selama tiga tahun.


Via: Di Matteo Tepis Bayang-bayang Guardiola

Utang Budi Spanyol


Oleh: Anton Sanjoyo

KOMPAS.com - Spanyol mencetak sejarah menjadi satu-satunya negara yang mampu mempertahankan gelar juara sepak bola Eropa. Negeri yang dikaruniai ribuan atlet kelas dunia ini juga menjadi negara pertama yang merebut tiga gelar agung secara beruntun, Piala Eropa 2008, Piala Dunia 2010, dan Piala Eropa 2012. Sedikitnya ada empat pemain yang selalu menjadi starter dalam tiga rangkaian prestasi fenomenal ini. Mereka adalah Iker Casillas, Sergio Ramos, Xavi Hernandez, dan Andres Iniesta. Kepada para pahlawan inilah, barangkali, Spanyol berutang budi paling besar.

Hanya kepada merekakah Spanyol harus mengucapkan terima kasih? Tentu saja tidak, kepada seluruh tim, termasuk juru pijat yang pontang-panting setiap kali ada pemain mengeluhkan ototnya, Spanyol harus mengucapkan gracias. Juga kepada belasan ribu pendukung yang rela mengeluarkan uang ekstra untuk melakukan perjalanan ke Polandia dan Ukraina, utang budi Spanyol sangat besar. Sebab kita tahu, hari-hari ini, kehidupan ekonomi mereka tidaklah baik.

Namun, di luar semua itu, jangan pernah melupakan Luis Aragones. Orang tua yang suka bicara pedas, bahkan cenderung kasar, inilah yang membalikkan semua nasib sepak bola Spanyol dalam arena pergaulan elite Eropa. Di tangan Aragones yang cenderung kejam pada kedisiplinan dan rasa persatuan bangsa Spanyol, tidak ada lagi sekat politik dan sejarah pahit yang mengotak-ngotakkan Madrid, Catalan, dan Basque. Sentimen primordialisme inilah yang sebelum 2008 diyakini sebagai problem pokok yang membuat Spanyol bukanlah negara yang masuk kategori elite dalam pergaulan sepak bola Eropa.

Dalam racikan Aragones, pemain-pemain Real Madrid dan Barcelona, dua klub yang mewakili sejarah perseteruan panjang yang mengoyak persatuan Spanyol, bahu-membahu merebut gelar Eropa setelah puasa sejak 1968. Praktis, setelah kerja keras Aragones yang juga dikaruniai berkah melimpah bakat-bakat terbaik dalam tiga dekade terakhir, Vicente del Bosque tinggal meneruskan, memelihara dan menyempurnakan.

Dengan kondisi psikologis yang sangat baik, terutama lepas dari rasa second best di Eropa, pasukan Del Bosque menaklukkan dunia ketika tampil di Afrika Selatan 2010. Kesuksesan Spanyol menjadi negara Eropa pertama yang jadi juara dunia di luar benuanya sendiri tak lepas dari sikap Del Bosque yang tidak malu-malu mengadopsi gaya bermain klub Barcelona, gaya tiki-taka yang fenomenal. Meski lebih dikenal sebagai Madridista karena pernah membawa Real Madrid menjadi juara Liga Champions, Del Bosque secara terbuka mengungkapkan kekagumannya terhadap gaya Barcelona yang kala itu melambung di tangan Pep Guardiola. Del Bosque bahkan dalam satu kesempatan memakai tujuh pemain El Barca dalam starting eleven-nya.

Gaya bermain cantik dengan umpan-umpan pendek dan cepat terutama di lini tengah yang diakhiri dengan umpan-umpan mematikan di wilayah kotak penalti lawan itu tak pernah berubah ketika Del Bosque membawa pasukannya ke Euro 2012. Del Bosque bahkan membuat formula fenomenal dengan tidak memakai striker murni yang kemudian dikenal dengan formasi 4-6-0.

Strategi Del Bosque semula mendapat banyak kritik karena produktivitas gol yang tidak menonjol. Beberapa kalangan malah menyebut gaya bermain tanpa ujung tombak murniyang kemudian disindir dengan sebutan false ninemenjadi sangat membosankan karena meski selalu punya persentase penguasaan bola yang dominan, bola hanya berputar-putar di sektor tengah tanpa ada penyelesaian yang mematikan. Del Bosque merespons para pengkritiknya dengan memasang Fernando Torres dan Alvaro Negredo, tetapi hanya Torres yang mampu menjawab tantangan.

Kritik terhadap Del Bosque semakin kencang setelah pada laga semifinal melawan Portugal, strategi false nine tidak mampu menerobos pertahanan Pepe dan kawan-kawan. Lini tengah Spanyol juga tidak dominan di hadapan Cristiano Ronaldo dan Joao Moutinho yang justru lebih sering mengancam gawang Casillas. Meski Spanyol kemudian lolos ke babak final lewat adu tendangan penalti, keraguan terhadap ketajaman strategi Del Bosque tetap mengemuka.

Dalam kasus formasi tanpa striker murni, Del Bosque sekali lagi mengadopsi gaya Barcelona yang selama setengah musim 2011-2012 bermain tanpa ujung tombak David Villa. Tanpa pahlawan Spanyol di Piala Dunia 2010 itu, Barcelona bermain dengan formasi 4-6-0, dengan mengandalkan Lionel Messi sebagai penuntas serangan. Rancangan strategi Guardiola ditunjang oleh barisan gelandang kelas wahid, seperti Xavi, Iniesta, Alexis Sanchez, Pedro, Sergio Busquet, dan Cecs Fabregas.

Meski Barcelona gagal mempertahankan gelar Liga Champions dan La Liga, rancangan false nine Guardiola paling tidak mampu melambungkan Messi lewat rekor-rekor gol yang dicetaknya musim lalu. Sepanjang musim, Messi melesakkan total 73 gol dalam 50 laga di semua kompetisi. Dia bersaing ketat dengan Ronaldo yang membuat 60 gol dalam 53 laga semua kompetisi.

Jadi, tak ada yang salah dengan main tanpa ujung tombak. Del Bosque pun diberkati, bukan sekadar gelandang para master pengumpan, melainkan juga semua pemain mampu mencetak gol. Xavi Hernandez yang kakinya tampak lelah sampai dengan laga semifinal menunjukkan kelasnya dengan umpannya kepada Jordi Alba dan Torres yang mencetak gol kedua dan ketiga ke gawang Italia.

Xavi, pemain terbaik Piala Eropa 2008, tidak hanya memerankan diri sebagai dirigen lapangan tengah, tetapi juga pemain serbaguna dengan menjaga pergerakan Andrea Pirlo, master pengumpan Italia. Strategi Pirlo, yang mundur 5 meter dari wilayah preferensinya saat menekuk Jerman, dimentahkan oleh Xavi yang tak memberinya waktu untuk berpikir dan mengumpan.

Sulit dibantah, generasi emas Spanyol yang merajai dunia bola sejak 2008 adalah tim terbaik sepanjang masa. Torehan rekor dan sejarah yang mereka ciptakan mengatakan semuanya. Spanyol layak berterima kasih kepada generasi Casillas dan Xavi yang gemilang. Juga kepada Aragones dan klub Barcelona.


Via: Utang Budi Spanyol

Jadi "Matador", Ramos Dipuji Matador


MADRID, KOMPAS.com - Bek tim nasional Spanyol, Sergio Ramos, dianggap memiliki kemampuan selain sebagai pesepak bola. Seseorang bernama Alejandro Talavante menilai bahwa Ramos juga berprofesi sebagai seorang matador. Mengapa bisa demikian?

Sesaat setelah menjuarai Piala Eropa 2012, Ramos melakukan selebrasi dengan menari ala matador. Seperti layaknya profesional, Ramos terlihat fasih melakukan gerakan-gerakan seorang matador.

Usut punya usut, Ramos mengetahui beberapa gerakan tersebut dari Talavante yang merupakan teman sekaligus matador terkenal di Spanyol. Talavante lantas mengungkapkan bila Ramos punya bakat menjadi seperti dirinya.

"Sergio memiliki kemampuan menjadi seorang matador terkenal dunia. Kalian pasti mengetahuinya. Dia sangat berharga dan punya kepribadian bagus. Sergio seorang fenomenal," puji Talavante seperti dulansir Marca.

Namun, Talavante lebih percaya jika bakat Ramos dilimpahkan untuk sepak bola. "Dia bintang yang lahir untuk sepak bola dunia. Iniesta mungkin pantas mendapatkan gelar pemain terbaik Piala Eropa 2012. Sergio hanya kurang mendapat perhatian. Tapi, dia memiliki mental juara seperti Iniesta ataupun Casillas," jelas Talavante.


Via: Jadi "Matador", Ramos Dipuji Matador

Julio Cesar Ogah "Berkhianat"


MILAN, KOMPAS.com - Kiper Inter Milan, Julio Cesar, menolak segala kemungkinan dirinya menyebrang ke rival sekota "La Beneamata", AC Milan. Kiper asal Brasil itu menyatakan siap bersaing dengan calon kiper baru Inter, Samir Handanovic.

Inter dikabarkan tinggal selangkah lagi mendapatkan tanda tangan Handanovic. Bila kiper Slovenia itu tiba, Cesar akan mendapatkan saingan kuat mengisi posisi di bawah mistar Inter.

Rumor yang berkembang justru memberitakan Cesar akan "mengalah". Milan yang membutuhkan kiper andal, menaruh minat kepada Cesar. Tetapi, mantan kiper Flamengo tersebut dengan tegas menolak bermain untuk Milan.

"Handanovic merupakan kiper yang bagus. Ini bagus buat persaingan kami. Inter juga akan memiliki kiper-kiper berkualitas," jawab Cesar tenang kepada Sky Sport 24.

"Aku masih memiliki kontrak sampai 2014 dan merupakan pemain Inter. Aku rasa akan tetap bertahan dan berjuang untuk posisiku. Inter memiliki skuad yang hebat. Pelatih akan menentukan siapa yang bermain. Kami harus menghargai itu," lanjutnya.

"Rumor (ke Milan) itu tidak benar. Semua orang berbicara mengenai masa depanku, tapi tidak ada yang nyata. Secara resmi, tidak ada kedekatan dengan Milan," ungkapnya.


Via: Julio Cesar Ogah "Berkhianat"

Empat Pemain Perancis akan Diinterogasi


PARIS, KOMPAS.com - Federasi Sepak Bola Perancis (FFF) akan memanggil empat pemain timnas Perancis, terkait sikap mereka di Piala Eropa 2012. Keempat pemain itu adalah Samir Nasri, Jeremy Menez, Yann MVila, dan Hatem Ben Arfa.

"Kami akan memanggil mereka pada 27 Juli. Para pemain ini dianggap telah mencemari nilai-nilai tim Perancis, seragam, dan simbol tim," demikian pernyataan sebuah sumber berkompeten kepada kantor berita AFP.

Keempat pemain ini memang dikabarkan membuat masalah selama Piala Eropa 2012. Percekcokan kembali terjadi di tim Perancis dan itu membuat kekompakan tim menjadi terpengaruh.

"Ada keluhan dan komisi (disiplin) akan memeriksanya," tambahnya.

Sasngat mungkin keempat pemain ini mendapat sanksi. Samir Nasri kemungkinan mendapat sanksi paling besar. Gelandang Manchester City ini tak hanya cekcok dengan rekannya, tapi juga membentak wartawan setelah Perancis dikalahkan Spanyol di perempat final.

Sedangkan ben Arfa cekcok dengan Pelatih Laurent Blanc yang kemudian mengundurkan diri setelah Piala Eropa. Sedangkan Menez menghujat wasit dan melakukan gerakan permusuhan dengan rekannya yang juga kiper (kapten) Perancis, Hugo Lloris. Pada pertandingan lawan Spanyol yang berakhir dengan kekalahan Perancis 0-2, Menez tampak marah kelada Lloris dan memintanya tutup mulut.

Kasus M'Vila beda lagi. Dia dianggap tak berkelakuan baik saat diganti Olivier Giroud. Dia menolak bersalaman dengan Pelatih Laurent Blanc.

Kelakuan empat pemain itu dianggap sangat mengganggu dan tak pantas. Sehingga, FFF merasa perlu menjatuhkan sanksi kepada mereka agar tak terulang lagi. Kekompakan tim menjadi masalah besar di tubuh Perancis dalam dua tahun terakhir. Sebelumnya, di Piala Dunia 2010, timnas Perancis juga bermasalah, bahkan para pemain sempat mogok karena Pelatih Raymond Domenech memulangkan Nicolas Anelka.


Via: Empat Pemain Perancis akan Diinterogasi

Xabi Alonso Tolak Tawaran Milan


MADRID, KOMPAS.com - Agen dari Xabi Alonso, Inaki Ibanez, menegaskan kliennya tidak akan hengkang dari Real Madrid. Kabar mengenai kedekatan AC Milan dengan Alonso juga ditampik Ibanez dengan tegas.

"Xabi adalah pemain Real Madrid. Dia akan tetap menjadi pemain Real Madrid," tutur sang agen kepada spaziomilan.it.

"Sepanjang waktu, ketertarikan Milan kepada Xabi tidak benar. Xabi baru saja memenangi gelar Piala Eropa bersama Spanyol. Dia juga masih memiliki kontrak dua tahun di Madrid. Xabi senang bermain di Madrid. Mengapa dia harus pindah? Kabar tersebut bohong," sambungnya.

Milan saat ini memang membutuhkan sosok gelandang tengah untuk mengganti kepergian Mark van Bommel. Alonso dinilai cocok untuk peran tersebut. Selain Alonso, "I Rossoneri" dikabarkan juga berminat kepada pemain Madrid lain, Lassana Diarra.

"Terlalu banyak berita dari Spanyol atau Italia. Berita-berita tersebut tidak benar. Kebenaran hanya Xabi tidak akan pindah dari Real Madrid," pungkas Ibanez.


Via: Xabi Alonso Tolak Tawaran Milan

Cavendish Kecelakaan, Greipel Juara Etape Empat


Rouen - Pebalap sepeda asal Jerman, Andre Greipel merebut etape keempat Tour de France 2012. Sukses yang dia raih tak lepas dari kecelakaan yang menimpa Mark Cavendish saat sprint jelang finis.

Cavendish terjatuh dari sepedanya hanya sekitar 3 km menjelang garis finis. Kondisi tersebut kemudian dimanfaatkan oleh Greipel untuk terus berada di depan dan akhirnya finis di posisi pertama.

Menempuh jarak 214.5 km dari Abbeville menuju Rouen, waktu yang dibutuhkan Geripel untuk merebut kemenangan pertamanya adalah lima jam 18 menit dan 32 detik. Finis di posisi kedua pada etape ini adalah Alessandro Petacchi (Italia) dan diikuti Tom Veelers di posisi tiga.

Meski gagal finis di posisi 10 besar, Fabian Cancellara tetap memuncaki klasemen umum balapan serta berhak atas jaket kuning. Cancellara dibayangi oleh Bradley Wiggins dengan keduanya hanya terpaut tujuh detik. Demikian diberitakan Reuters.

Hasil Etape IV Tour de France

1. Andre Greipel (Germany / Lotto) 5:18:32"
2. Alessandro Petacchi (Italy / Lampre)
3. Tom Veelers (Netherlands / Argos)
4. Matthew Goss (Australia / Orica)
5. Peter Sagan (Slovakia / Liquigas)
6. Jonathan Cantwell (Australia / Saxo Bank)
7. Daryl Impey (South Africa / Orica)
8. Kris Boeckmans (Belgium / Vacansoleil)
9. Edvald Boasson Hagen (Norway / Team Sky)
10. Ruben Perez (Spain / Euskaltel)

Klasemen Umum Selepas Etape IV

1. Fabian Cancellara (Switzerland/RadioShack) 20:04:02"
2. Bradley Wiggins (Britain / Team Sky) +7"
3. Sylvain Chavanel (France / Omega Pharma - Quick-Step)
4. Tejay Van Garderen (U.S. / BMC Racing) +10"
5. Edvald Boasson Hagen (Norway / Team Sky) +11"
6. Denis Menchov (Russia / Katusha) +13"
7. Cadel Evans (Australia / BMC Racing) +17"
8. Vincenzo Nibali (Italy / Liquigas) +18"
9. Ryder Hesjedal (Canada / Garmin)
10. Andreas Kloeden (Germany / RadioShack) +19"


Via: Cavendish Kecelakaan, Greipel Juara Etape Empat

Van Persie Tak Akan Perpanjang Kontrak


LONDON, KOMPAS.com - Penyerang Arsenal, Robin van Persie, menyatakan tak akan memperpanjang kontrak. Menurutnya, itu karena ia dan Arsenal tidak sepaham soal pengelolaan klub dan sama sekali tak ada kaitannya dengan gaji.

"Aku telah berpikir lama dan sungguh-sungguh soal ini, tetapi aku memutuskan tidak memperpanjang kontrak," ujar Van Persie.

'Anda semua, suporter, tentu saja boleh tidak setujuh dengan pandangan dan keputusanku dan aku akan selalu menghormati pendapat Anda."

"Selama ini, aku tidak bicara apa pun soal masa depanku karena rasa hormat dan kesetiaanku kepada Arsenal dan karena kesepakatan dengan Ivan Gazidis dan Arsene Wenger. Namun, ada begitu banyak spekulasi di media, sehingga aku berpikir, kalian berhak tahu apa yang sebetulnya terjadi saat ini."

"Seperti diumumkan awal tahun ini, aku bertemu dengan (Wenger) dan Gazidis setelah musim berakhir. Ini adalah pertemuan tentang strategi dan kebijakan klub di masa mendatang. Soal keuangan atau kontrak tidak dibicarakan, karena itu bukan prioritasku."

"Aku secara pribadi mengalami musim yang hebat, tetapi gol-gol itu untuk meraih trofi bersama tim dan membawa klub ini kembali ke masa kejayaannya."

"Demi menghormati Wenger, para pemain, dan suporter, saya tidak ingin bicara lebih jauh, tetapi sayangnya, dalam pertemuan itu, menjadi jelas bagiku, bahwa dalam banyak jal kami berbeda pendapat soal bagaimana Arsenal harus dikelola."

"Semua orang di klub ini dan suporter selalu mendukungku selama bertahun-tahun dan aku selalu memberikan segalanya, di dalam dan di luar lapangan. Aku sangat bangga menjadi bagian klub fantastis ini selama delapan tahun."

"Segera setelah Gazidiz kembali dari liburan dua pekannya di Amerika, kami akan menggelar pertemuan dan aku akan mengabarkan kepada Anda jika dan ketika ada hal baru," tuturnya.


Via: Van Persie Tak Akan Perpanjang Kontrak

Djokovic Hadapi Federer di Semifinal


London - Untuk kali pertama dalam tiga tahun terakhir Roger Federer kembali masuk semifinal Wimbledon. Lawan yang menunggu dia di babak empat besar adalah si nomor satu dunia, Novak Djokovic.

Menghadapi Mikhail Youzhny, Rabu (4/7/2012) malam WIB, Federer memetik kemenangan mudah tiga set langsung 6-1, 6-2 dan 6-2. Petenis Swiss itu pun kembali menjejak babak semifinal Wimbledon, setelah pada 2010 dan 2011 terdepak di perempatfinal.

Kemenangan Federer tersebut sekaligus menjaga rekor 13 pertandingan tak terkalahkan atas Youzhny. Cedera punggung yang sempat diderita Federer terbukti tak memberi pengaruh karena petenis asal Swiss itu tetap tampil superior.

"Saya pikir saya bermain dengan bagus di sana. Saya sangat gembira bisa kembali masuk semifinal Wimledon," sahut Federer saat diwawancara usai laga seperti diberitakan Reuters.

Menunggu Federer di babak semifinal adalah Novak Djokovic. Unggulan teratas asal Serbia itu juga menang tiga set langsung atas Florian Mayer dengan 6-4, 6-1 dan 6-4.

"Saya menghadapi sedikit masalah beradaptasi dengan matahari dan suasana outdoor karena saya memainkan tiga pertandingan sebelumnya di dalam ruangan. Jadi saya butuh sedikit waktu untuk mendapatkan ritmenya," sahut Djokovic.



Via: Djokovic Hadapi Federer di Semifinal